• Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow

Tetesan Gua Tetes bikin Awet Muda

Gua Tetes merupakan wisata gua satu-satu yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gua yang memiliki banyak stalagtit dan stalagmit dengan warna yang beraneka ragam ini diyakini masyarakat sekitar d [ ... ]


Feng Shui dan Hantu…

Apakah fenomena ‘hantu’ dalam rumah tinggal dikenal dalam Feng Shui? Teori Feng Shui tidak pernah menyebut ‘hantu’ itu ada. Meski demikian, fenomena ini dikenal dengan isilah berakumulasinya e [ ... ]


Pria Juga Menopause? PDF Print E-mail

Kalau pada perempuan populer istilah menopause, maka laki-laki pun mengalami penurunan hormon yang disebut andropause atau awam menyebutnya menopause pada pria. Kenali tanda dan gejalanya.

Perubahan hormon adalah bagian yang alamiah dari proses penuaan. Namun, tidak seperti pada wanita yang perubahan hormonnya terjadi secara drastis, pada pria proses perubahan ini terjadi secara bertahap dan berlangsung bertahun-tahun.

Istilah menopause pria dipakai untuk menjelaskan kondisi penurunan kadar testosteron pada pria usia lanjut. Hal itu menyebabkan pelbagai perubahan, seperti mudah letih, lesu, lemah, kaku pada otot, rambut rontok, kulit kering, gairah seksual menurun, penis mengecil, bahkan bisa terjadi impotensi.

Pria yang andropause juga mengalami perubahan emosi, biasanya mereka jadi merasa kurang percaya diri, mudah marah, sulit tidur, timbul rasa cemas, dan berlanjut dengan depresi.

Kadar testosteron pada pria bervariasi tergantung usia. Makin tua, makin sedikit kadar hormon yang sering disebut hormon pria ini. Kadar testosteron berkurang sekitar satu persen setiap tahunnya begitu pria memasuki usia 40 tahun. Di usia 70 tahun, penurunan testosteron pada pria bisa mencapai 50 persen.

Testosteron adalah hormon yang diproduksi di testis dan kelenjar adrenal berfungsi dalam pembentukan sperma dan bersama hormon pria lain merangsang pematangan organ seksual, menyebabkan pembesaran laring dan penebalan pita suara sehingga suara menjadi rendah.

Testosteron juga memengaruhi aktivitas metabolisme dalam tubuh, seperti produksi sel darah, pembentukan massa tulang dan otot, metabolisme lipid, metabolisme karbohidrat, fungsi hati, perkembangan kelenjar prostat, dan pertumbuhan rambut.

Tak heran, berkurangnya hormon seiring pertambahan usia menyebabkan kondisi fisik merosot. Untungnya, andropause terjadi perlahan-lahan dan mulainya sangat bervariasi tergantung pada berbagai faktor.

Sumber: kompas.com

 

Comments (0)
 

 
Cara Setting E-mail di Outlook Express

Sebelumnya saya telah posting mengenai cara setting email di ponsel, kali ini saya posting lagi mengenai  cara setting email di Outlook Express. Dengan adanya fasilitas ini, kita tidak perlu lagi mengirim dan menerima email yang mengharuskan kita masuk ke webmail Yahoo, Gmail, dll.

Read more...

Visitor

Hari Ini41
Kemarin132
Minggu Ini288
Bulan Ini808
Akumulasi71978
We have 11 guests online
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images
  • Nice Place Images