|
Mie basah berformalin asal luar daerah ditengarai telah lama masuk Yogyakarta. Rabu (16/12) malam, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Yogyakarta menangkap tangan seorang produsen sekaligus pengedar mie yang diduga keras mengandung formalin, di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Sleman.
Dari tangan M (39) warga Magelang, Jawa Tengah, petugas BB POM menyita 1,3 ton mie basah siap jual. Kepala Seksi Penyidikan BB POM Yoyakarta Bagus Heri Purnomo, Kamis (17/12/2009), mengemukakan operasi semalam berawal dari kegiatan pengambilan sampel secara rutin terhadap makanan yang beredar di Yogyakarta, yang mana beberapa di antaranya ditemukan ada yang mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, BB POM juga mendapat laporan dari masyarakat, termasuk produsen mie di Yogyakarta yang resah terhadap keberadaan makanan berformalin asal luar DIY. Karena selain tidak sehat, harga jual mie berformalin juga lebih rendah. Produsen di DIY sendiri bersih dari formalin, sejak isu serupa muncul sekitar tahun 2005 lalu.
“Kita kerap menjumpai makanan tak layak di tingkat pengecer, namun kita kesulitan menelusuri sampai ke tingkat penyalur. Nah, mie ini adalah pengungkapan terbesar dengan sasaran penyalur,” ujar Bagus.
Sumber: surya.co.id |